Pelatih Real Madrid Jose Mourinho dengan tegas menyebut penyerangnya yaitu Vinicius Junior kerap menjadi sasaran tindakan perundungan atau bullying dari para pemain lawan di lapangan hijau. Pernyataan tersebut disampaikan Mourinho usai memimpin Los Blancos meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Espanyol dalam laga perdana Liga Spanyol.
"Dia memang bukan orang suci, tetapi apa yang mereka lakukan kepadanya sudah keterlaluan. Sejak menit pertama, seolah-olah sudah ada pola tertentu di mana pemain lawan bergantian melanggarnya," ujar Mourinho seperti dikutip dari laporan media setempat, Sabtu (22/8).
RELATED STORIES
Berlangganan Berita Bola & Basket Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Jerman, NBA & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar olahraga!
SUBSCRIBEDalam pertandingan yang diwarnai tensi tinggi tersebut, Vinicius Junior memang beberapa kali menjadi korban tekel keras dari barisan pertahanan Espanyol. Pemain timnas Brasil itu bahkan sempat diganjar kartu kuning pada babak pertama usai terlibat adu argumen dengan pemain lawan akibat kerasnya tekel yang diterimanya.
Mourinho menambahkan bahwa situasi yang dihadapi oleh Vinicius Junior membutuhkan tingkat kontrol mental yang luar biasa tinggi dari sang pemain. Pelatih asal Portugal itu bahkan mengaku sempat memperingatkan anak asuhnya agar berhati-hati dalam merayakan gol demi menghindari provokasi lebih lanjut.
Mourinho Soroti Pola Permainan Lawan
"Kita berada di era sosial yang menentang segala bentuk perundungan, tetapi khusus untuk kasus Vini, kita tampaknya masih terjebak di era bullying," tegas pelatih berjuluk The Special One tersebut.
Kemenangan tipis Real Madrid atas Espanyol sendiri dipastikan berkat gol dramatis pemain pengganti Carlos Espi pada menit-menit akhir pertandingan. Sebelumnya, keunggulan awal Los Blancos lewat sundulan Jude Bellingham sempat disamakan oleh penyerang Espanyol Alex Calatrava sebelum turun minum.
Jose Mourinho menilai tekel-tekel yang diarahkan kepada Vinicius Junior sudah terstruktur dengan rapi oleh para lawan untuk meredam pergerakannya. Menurutnya, pemain lawan sering kali bergantian melakukan pelanggaran agar hukuman kartu tidak menumpuk pada satu orang saja.
"Sekarang saya dilanggar pemain ini, nanti dilanggar pemain itu, satu pemain mendapat kartu kuning, sementara pemain lainnya masuk melanggar tanpa diganjar kartu," ungkap Mourinho menyoroti taktik kotor lawan.