Kementerian Transportasi menyiapkan rancangan aturan baru dalam draf Codice della strada yang berpotensi membatasi ruang gerak pengemudi lanjut usia berumur di atas 85 tahun saat berada di jalan raya.
Berdasarkan draf kebijakan tersebut, para pengendara senior yang memperpanjang masa berlaku surat izin mengemudi berisiko menghadapi pembatasan signifikan seperti larangan melintas di jalan tol.
RELATED STORIES
Berlangganan Berita Bola & Basket Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Jerman, NBA & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar olahraga!
SUBSCRIBESelain larangan masuk jalur bebas hambatan, para pengemudi senior juga diwajibkan mematuhi batasan jarak maksimal sejauh 100 kilometer dari alamat tempat tinggal resmi mereka.
Aturan ini juga merencanakan penerapan kebijakan tanpa toleransi terhadap konsumsi alkohol bagi para pengemudi kategori lanjut usia sebelum mereka duduk di balik kemudi.
Peluang Pengecualian Lewat Pemeriksaan Medis Khusus
Seluruh pembatasan tersebut nantinya akan dicatat secara otomatis langsung pada dokumen izin mengemudi jika rancangan regulasi ini resmi disahkan menjadi undang-undang.
Kendati aturan tersebut tampak sangat ketat, Kementerian Transportasi tetap membuka peluang pengecualian bagi pengemudi senior melalui mekanisme evaluasi kesehatan yang ketat.
Para pengemudi berusia 85 tahun ke atas yang ingin mendapatkan kebebasan berkendara dapat mengajukan permohonan khusus kepada Komisi Medis Lokal setempat.
Lembaga kesehatan tersebut nantinya berwenang melakukan pemeriksaan menyeluruh serta mengakses rekam medis elektronik guna memutuskan apakah pembatasan dapat dicabut.