Mantan gelandang tim nasional Belanda, Rafael van der Vaart, mengungkapkan kepedihannya melihat gelombang perpindahan pemain top Eropa ke klub-klub Arab Saudi. Sebagaimana diwartakan oleh media Belanda Soccernews, hati pencinta sepak bola dalam diri Van der Vaart merasa sedih setelah Tijjani Reijnders dan Crysencio Summerville memutuskan untuk melanjutkan karier di Timur Tengah.
Tijjani Reijnders diketahui mengamankan kontrak berdurasi empat tahun dengan nilai fantastis yang menyentuh angka 100 juta euro bersama Al-Qadsiyah, sementara Crysencio Summerville memilih bergabung dengan Al-Hilal. Tawaran finansial yang luar biasa besar tersebut membuat para pemain sulit menolak godaan jutaan dolar dari Liga Arab Saudi.
RELATED STORIES
Berlangganan Berita Bola & Basket Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Jerman, NBA & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar olahraga!
SUBSCRIBE‘Ik vind het jammer dat het zo ver gekomen is. Ik snap die gasten helemaal. Ga daar één of twee jaar voetballen en kom dan weer eens terug met vijftig miljoen in je zak,’ ujar Van der Vaart dalam siniar Sportnieuws.nl ketika membahas dilema finansial yang dihadapi para pesepak bola profesional saat ini.
Meski memahami alasan di balik keputusan tersebut demi masa depan finansial, mantan bintang Ajax dan Real Madrid itu tetap menyayangkan hilangnya aspek romantisme sepak bola murni. Ia bahkan mengakui bahwa dirinya sendiri mungkin akan mengambil keputusan serupa demi keturunan dan jaminan hidup berkecukupan di masa depan.
Perpindahan pemain bintang ke Arab Saudi ini juga memicu perdebatan sengit di kalangan pengamat sepak bola Eropa, termasuk perbandingan antara gaya hidup historis di kota-kota besar Eropa seperti Roma dengan tawaran megah klub-klub Saudi yang sarat akan investasi masif.