Perjalanan Jannik Sinner sepanjang musim 2026 diwarnai berbagai pencapaian gemilang sekaligus tantangan berat, mulai dari kemenangan beruntun di Wimbledon hingga keputusan absen dari US Open akibat cedera.
Musim petenis asal Italia ini dibuka dengan kekalahan di semifinal Australian Open dari Novak Djokovic, sebelum akhirnya bangkit melalui serangkaian rekor impresif termasuk gelar juara di Indian Wells dan Miami Masters.
RELATED STORIES
Berlangganan Berita Bola & Basket Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Jerman, NBA & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar olahraga!
SUBSCRIBEDominasi Sinner berlanjut ke lapangan tanah liat dengan menjuarai Monte Carlo, Madrid, hingga Roma, yang sekaligus melengkapi pencapaian Career Golden Masters dalam karier profesionalnya.
Kendati sempat tersandung secara mengejutkan pada babak kedua Roland Garros karena masalah fisik, Sinner mampu bangkit dan mempertahankan gelar juara di turnamen bergengsi Wimbledon.
Evaluasi Fisik dan Persiapan Menuju Akhir Musim
Menjelang akhir musim, Sinner terpaksa mengambil keputusan berat untuk mundur dari ajang US Open demi memulihkan masalah pada lutut kanannya agar siap kembali bertanding.
Fokus utama Sinner kini beralih ke pemulihan kondisi fisik agar dapat tampil optimal dalam turnamen penutup tahun ATP Finals yang akan segera digelar.
Keputusan mundur dari turnamen US Open diambil setelah melalui serangkaian pemeriksaan medis mendalam terkait kondisi lutut kanan Sinner.
"Masalah pada lutut kanan memerlukan perhatian khusus dan waktu istirahat yang cukup agar siap kembali berkompetisi dalam beberapa pekan ke depan," demikian keterangan dari tim medis terkait kondisi sang petenis.