Sebagaimana diwartakan oleh El Universal pada Jumat 21 Agustus 2026, petenis nomor satu dunia Jannik Sinner secara resmi mengumumkan bahwa dirinya tidak akan ambil bagian dalam ajang US Open 2026 yang merupakan turnamen Grand Slam pemungkas musim ini. Berdasarkan laporan media tersebut, keputusan pahit ini harus diambil karena Sinner masih memerlukan waktu pemulihan yang lebih panjang akibat cedera pada lutut kanannya, hanya berselang satu hari setelah rival utamanya, Carlos Alcaraz, mengonfirmasi kesiapan tampil di turnamen bergengsi tersebut.
Mengutip pernyataan resmi dari sang atlet, petenis asal Italia itu mengungkapkan bahwa dirinya dan tim medis telah berupaya semaksimal mungkin dalam proses pemulihan. "Meskipun saya telah bekerja keras dengan tim saya dan tim medis, sekarang kami harus mengambil keputusan yang sulit bahwa saya tidak akan dapat bersaing di US Open tahun ini," ujar Sinner sebagaimana dikutip dari sumber berita.
RELATED STORIES
Berlangganan Berita Bola & Basket Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Jerman, NBA & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar olahraga!
SUBSCRIBELebih lanjut, atlet kelahiran San Candido tersebut menjelaskan bahwa ia sempat mencoba kembali berlatih di atas lapangan di Montecarlo dalam beberapa hari terakhir. Namun, dari sesi latihan tersebut, ia menyadari bahwa kondisi fisik lutut kanannya belum sepenuhnya pulih untuk menghadapi turnamen level grand slam yang menuntut ketahanan fisik tinggi.
Absennya sang juara bertahan Wimbledon itu tentu meninggalkan kekecewaan mendalam, baik bagi dirinya maupun para penggemar tenis dunia. "Obviamente estoy muy triste y decepcionado, ya que Nueva York ocupa un lugar especial en mi corazón," ungkap Sinner mengenai betapa istimewanya atmosfer New York bagi kariernya, sembari menambahkan kekecewaannya karena harus melewatkan dukungan luar biasa dari para penonton di sana.
Berdasarkan catatan performa, petenis peringkat teratas dunia itu bahkan belum kembali turun di pertandingan resmi sejak sukses mempertahankan gelar juara di turnamen Wimbledon untuk kedua kalinya secara beruntun. Sebelum mengambil keputusan absen di New York, Sinner juga terpaksa melewatkan sejumlah ajang pemanasan penting seperti turnamen Masters 1000 di Toronto dan Cincinnati akibat problem fisik serupa.
Menutup keterangannya, Sinner menyampaikan bahwa fokus utamanya saat ini adalah bertahan di Eropa untuk menjalani program pemulihan intensif bersama tim medis dan performa profesional. Sebagaimana diinformasikan oleh laporan tersebut, target terdekat sang atlet adalah memulihkan kondisi agar bisa kembali siap bertanding pada rangkaian tur Asia, termasuk turnamen penting di Beijing dan Shanghai.