Sebagaimana diwartakan oleh TyC Sports, suasana panas kembali melingkupi hubungan sepak bola antara Argentina dan Spanyol menyusul keluarnya sanksi disiplin berat dari FIFA.
Mengutip laporan media tersebut, hukuman tegas ini dijatuhkan sebagai buntut dari insiden ricuh yang terjadi usai pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Timnas Argentina melawan Spanyol.
RELATED STORIES
Berlangganan Berita Bola & Basket Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Jerman, NBA & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar olahraga!
SUBSCRIBEKeputusan FIFA yang menjatuhkan sanksi skorsing sepuluh pertandingan untuk Leandro Paredes serta tujuh laga bagi Nahuel Molina sontak memicu sorotan tajam dari berbagai penjuru dunia, terutama dari publik Spanyol.
Media olahraga terkemuka asal Spanyol, Marca, langsung memanaskan situasi dengan menerbitkan sampul kontroversial berukuran besar yang secara terang-terangan menyindir mentalitas skuad Albiceleste.
"Duro castigo por no saber perder" atau hukuman berat karena tidak tahu cara kalah, demikian tajuk utama yang terpampang di halaman depan media tersebut sambil memuat foto Leandro Paredes dan Thiago Almada.
Selain menyoroti sanksi para pemain di atas lapangan, Marca juga turut mengungkit sejumlah insiden lain termasuk persoalan banner Kepulauan Malvinas serta berbagai bentuk pelanggaran penonton dalam laporan mereka.
Berdasarkan laporan yang sama, kolumnis media tersebut bahkan melontarkan kritik pedas dengan menyebut tindakan Leandro Paredes sebagai salah satu aksi paling liar dalam sejarah insiden pertandingan.
Di sisi lain, pihak Asosiasi Sepak Bola Argentina AFA tidak tinggal diam dan memastikan akan segera melayangkan banding resmi karena menganggap sanksi yang diberikan oleh otoritas tertinggi sepak bola dunia itu terlalu berlebihan.