Kevin De Bruyne resmi melanjutkan petualangan sepak bolanya di Italia dengan memperkuat klub Serie A Napoli pada bursa transfer musim panas 2025. Gelandang kreatif asal Belgia ini dikenal luas sebagai salah satu playmaker terbaik di generasinya berkat visi, akurasi umpan, serta kemampuannya yang sangat komplet di atas lapangan hijau.
Perjalanan karier profesional De Bruyne bermula di klub Belgia Genk, tempat ia turut membawa tim tersebut meraih gelar juara Belgian Pro League pada musim 2010 sampai 2011. Penampilan gemilangnya di Liga Belgia kemudian menarik minat klub raksasa Liga Inggris Chelsea, yang merekrutnya pada awal tahun 2012 sebelum sempat meminjamkannya ke Werder Bremen.
RELATED STORIES
Berlangganan Berita Bola & Basket Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Jerman, NBA & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar olahraga!
SUBSCRIBENama De Bruyne semakin melambung ketika ia memutuskan pindah ke VfL Wolfsburg di Bundesliga pada tahun 2014. Di klub Jerman tersebut, ia tampil luar biasa dengan memecahkan rekor assist dan membantu timnya menjuarai DFB-Pokal, sehingga mengantarkannya meraih penghargaan pemain terbaik Jerman.
Puncak kejayaan karier klub De Bruyne kemudian terukir saat ia berseragam Manchester City sejak tahun 2015. Selama membela The Citizens, ia sukses merengkuh berbagai gelar bergengsi mulai dari trofi Liga Champions, banyak gelar Liga Inggris, hingga mencatatkan sejarah meraih treble winner pada musim 2022 sampai 2023.
Transformasi Gelandang Terbaik Dunia
Selain sukses di level klub, pemain kelahiran 28 Juni 1991 ini juga menjadi pilar penting bagi tim nasional Belgia sejak debut internasionalnya pada tahun 2010. Ia telah mencatatkan lebih dari 120 penampilan dan membawa negaranya menempati peringkat ketiga di ajang Piala Dunia 2018.
Transformasi Kevin De Bruyne menjadi gelandang kelas dunia tidak lepas dari fondasi teknik yang kuat saat ia menimba ilmu di akademi KAA Gent pada masa kecilnya. Pelatih-pelatih masa mudanya sangat fokus mengasah teknik dasar seperti mengoper, menembak, dan menggiring bola yang membentuk karakter permainannya hingga saat ini.
Berbagai penghargaan individu bergengsi telah disabet oleh pemain berambut pirang ini sepanjang kariernya di level tertinggi Eropa. Mulai dari penghargaan playmaker terbaik Liga Inggris sebanyak tiga kali, pemain terbaik PFA, hingga langganan masuk dalam tim terbaik UEFA dan FIFA FIFPRO World 11.
Di level internasional, De Bruyne terus memimpin generasi emas Belgia untuk bersaing di berbagai turnamen mayor dunia seperti Piala Dunia FIFA dan Piala Eropa. Konsistensi permainannya di lini tengah membuatnya selalu diandalkan oleh para pelatih untuk mengatur tempo sekaligus menjadi motor serangan tim.