Manajemen West Ham United mengeluarkan kecaman keras terhadap tindakan sekelompok suporter yang menyanyikan yel-yel ofensif dan memecah belah. Sebagaimana diwartakan oleh The Guardian, insiden tersebut terjadi saat laga tandang melawan Burnley.
Nyanyian kontroversial tersebut menyasar pemain sayap anyar mereka, Manor Solomon, yang berkebangsaan Israel. Pesan bernada anti-Palestina yang terkandung dalam yel-yel itu dinilai mencederai nilai-nilai inklusivitas klub.
RELATED STORIES
Berlangganan Berita Bola & Basket Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Jerman, NBA & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar olahraga!
SUBSCRIBEPihak klub secara tegas meminta para pendukung untuk menghentikan nyanyian tersebut jelang laga kandang perdana musim ini melawan Charlton Athletic. Berdasarkan laporan media, West Ham menegaskan bahwa identitas klub selalu menjunjung tinggi keberagaman dan persatuan sejak didirikan.
Di sisi lain, Manor Solomon tampil gemilang pada laga debutnya di Turf Moor dengan mencetak gol kedua bagi timnya. Meskipun pertandingan berakhir imbang 2-2, performa pemain berusia 27 tahun itu mendapat pujian dari sang manajer, Nuno Espírito Santo.