Keputusan Max Verstappen untuk memperpanjang masa baktinya bersama Red Bull hingga tahun 2030 ternyata tidak datang dalam sekejap. Mengutip laporan dari media Infobae, langkah tersebut merupakan hasil dari operasi senyap dan terencana yang dilakukan oleh manajemen tim untuk meredam keraguan sang juara dunia.
Sebelumnya, masa depan pembalap asal Belanda itu sempat diselimuti tanda tanya besar akibat klausul performa dalam kontrak lamanya serta kepergian sejumlah tokoh penting tim. Kondisi tersebut membuat petinggi Red Bull bergerak cepat menggelar serangkaian pertemuan tertutup.
RELATED STORIES
Berlangganan Berita Bola & Basket Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Jerman, NBA & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar olahraga!
SUBSCRIBEBerdasarkan laporan media De Telegraaf, salah satu titik balik dalam negosiasi ini terjadi ketika Direktur Tim Red Bull, Laurent Mekies, memaparkan rencana masa depan secara mendetail. Mekies bahkan menyiapkan sebuah presentasi khusus untuk meyakinkan Verstappen.
"Ia telah menyiapkan presentasi PowerPoint dan menunjukkan kepada sang pembalap bintang serta tim manajemennya segala hal yang sedang dikerjakan Red Bull, mulai dari pengembangan mobil hingga proyek mesin," tulis laporan tersebut.
Tidak hanya itu, kunjungan langsung ke fasilitas pabrik di Milton Keynes serta peninjauan terowongan angin baru turut meningkatkan keyakinan Verstappen terhadap proyek jangka panjang tim yang berbasis di Austria tersebut.
Dengan penandatanganan kontrak baru jelang Grand Prix Belanda, Verstappen menegaskan komitmennya untuk menghabiskan perjalanan karier di ajang Formula 1 bersama keluarga besar Red Bull.
"Saya selalu ingin mengakhiri karier saya di Red Bull," ungkap Verstappen setelah pengumuman resmi perpanjangan kontraknya dirilis ke publik.