Sebagaimana diwartakan oleh TUDN, wacana mengenai penambahan kuota kontestan di kasta tertinggi sepak bola Meksiko kini tengah menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan internal federasi.
Mengutip laporan media olahraga tersebut, Presiden Liga MX Francisco Iturbide mengungkapkan bahwa gagasan untuk memperluas jumlah peserta dari 18 klub saat ini merupakan opsi yang sangat mungkin direalisasikan di masa depan.
RELATED STORIES
Berlangganan Berita Bola & Basket Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Jerman, NBA & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar olahraga!
SUBSCRIBE"Ini adalah topik yang sedang dianalisis, kita dapat menentukannya ketika kita memusatkan hak siar televisi untuk memutuskan jumlah klub, tetapi di masa depan, ini adalah sesuatu yang akan dianalisis, kami menyukainya, itu ada di angan-angan kami, kami memiliki kemungkinan untuk melakukannya," ujar Francisco Iturbide dalam wawancara eksklusif.
Lebih lanjut, Iturbide menegaskan bahwa pembahasan lanjutan mengenai format kompetisi baru tersebut baru akan digulirkan secara serius setelah urusan penataan dan sentralisasi hak siar televisi benar-benar rampung dikerjakan.
Selain membahas potensi penambahan jumlah tim peserta, pihak manajemen liga juga memastikan bahwa aturan terkait kuota pemain asing untuk saat ini masih akan tetap dipertahankan tanpa ada pengurangan mendadak.
Berdasarkan laporan yang sama, saat ini regulasi memperbolehkan adanya lima pemain asing di atas lapangan dengan total sembilan pendaftaran pemain asing per klub, di mana fokus utama liga saat ini adalah meningkatkan kualitas para pemain asing tersebut demi mendongkrak daya saing kompetisi.
Sementara itu, dalam kesempatan terpisah, Presiden Eksekutif Federasi Meksiko FMF Ivar Sisniega memaparkan langkah strategis lain yang sedang ditempuh lembaganya guna memajukan mutu sepak bola nasional secara menyeluruh.
Mengutip pernyataan resmi dari sang pejabat federasi, FMF saat ini tengah mengadopsi standar dan model pembinaan pelatih profesional yang berkiblat langsung pada sistem pelatihan modern ala UEFA serta sepak bola Spanyol.