Jaylen Brown mengaku masih merasa kaget dan sempat melempar ponselnya ke seberang ruangan ketika pertama kali mengetahui dirinya dilepas oleh Boston Celtics ke Philadelphia 76ers. Keputusan transfer yang terjadi pada bursa transfer NBA musim panas ini diakuinya memicu beragam emosi yang masih ia proses hingga kini.
"Masih memproses sampai tingkat tertentu, ini melibatkan banyak emosi," ujar Brown dalam konferensi pers perdananya sebagai penggawa baru Philadelphia 76ers kepada awak media.
RELATED STORIES
Berlangganan Berita Bola & Basket Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Jerman, NBA & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar olahraga!
SUBSCRIBESebelumnya, laporan jurnalis NBA Shams Charania menyebutkan bahwa kepindahan tersebut terjadi meski sang pemain tidak pernah mengajukan permintaan pindah dari Boston. Meski begitu, peraih penghargaan MVP Final NBA tersebut kini memilih untuk mengalihkan fokus sepenuhnya demi meraih kesuksesan bersama tim barunya.
"Menjadi juara adalah agendanya. Itu adalah hal pertama yang ada di dalam pikiran saya," tegas bintang yang mencatatkan rata-rata poin tertinggi dalam kariernya pada musim lalu.
Antusiasme Jaylen Brown Duet Bareng LeBron James di Philadelphia
Selain membahas proses kepindahannya yang cukup emosional, Brown juga antusias menyambut kesempatan bermain bersama megabintang LeBron James di Philadelphia. Ia bertekad menyerap sebanyak mungkin ilmu dari para pemain senior demi memperkuat daya gedor skuad asuhan pelatih mereka.
Bergabungnya Brown menambah daftar panjang bintang di Philadelphia yang kini dihuni oleh para pemain elite seperti Joel Embiid dan Tyrese Maxey. Dengan komposisi skuad yang bertabur bintang, ia menekankan pentingnya membangun kekompakan tim ketimbang mempermasalahkan siapa yang menjadi pemain utama.
Kehadiran Jaylen Brown di Philadelphia 76ers membuka babak baru dalam perburuan gelar juara NBA musim mendatang. Ia menyambut positif kesempatan untuk berbagi lapangan dengan pemain-pemain berkaliber tinggi di tim barunya.
Banyak pihak sempat mempertanyakan bagaimana pembagian peran di lapangan mengingat banyaknya pemain bintang yang berkumpul di Philadelphia. Menanggapi hal tersebut, Brown menegaskan bahwa kunci kesuksesan tim tidak bergantung pada siapa bintang utamanya, melainkan rasa saling menghormati di antara rekan setim.