Cleveland Cavaliers resmi mengamankan jasa bintang EuroLeague Mario Hezonja dengan ikatan kontrak berdurasi satu tahun senilai USD 2,8 juta setelah gagal mewujudkan reuni impian bersama megabintang LeBron James di bursa transfer pemain bebas NBA.
Kabar kepindahan pebasket asal Kroasia tersebut dikonfirmasi oleh jurnalis terkemuka Shams Charania, yang menandai kembalinya eks pebasket nomor urut 5 pada Draft NBA 2015 itu ke panggung bola basket terelit di Amerika Serikat setelah terakhir kali bermain pada musim 2019-2020.
RELATED STORIES
Berlangganan Berita Bola & Basket Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Jerman, NBA & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar olahraga!
SUBSCRIBESebelum memutuskan kembali ke NBA, Hezonja sempat menyatakan keengganannya untuk berkarier di Amerika Serikat pada tahun 2022 karena merasa kurang mendapatkan apresiasi yang layak serta menganggap liga tersebut lebih mengutamakan aspek hiburan.
Kendati demikian, performa gemilangnya bersama Real Madrid dalam empat musim terakhir berhasil memikat kembali minat sejumlah tim besar NBA, termasuk keturunan minat kuat yang sempat ditunjukkan oleh Golden State Warriors sebelum akhirnya ia memilih bergabung dengan Cavaliers.
Perjalanan Gemilang Mario Hezonja dan Respons Cavaliers
Selama berkarier di Eropa bersama Real Madrid, pebasket berusia matang ini sukses mempersembahkan gelar juara EuroLeague pada tahun 2023 serta merengkuh penghargaan individu bergengsi sebagai MVP Liga ACB pada musim 2026 berkat catatan rata-rata 17,5 poin.
Kehadiran Hezonja di skuad asuhan pelatih Cleveland Cavaliers diharapkan mampu mengisi kekosongan strategi sekaligus mengemban peran krusial di posisi sayap untuk memperkuat daya gedor tim dalam perburuan gelar juara Wilayah Timur.
Langkah perombakan strategi transfer ini terpaksa diambil oleh manajemen Cavaliers menyusul keputusan LeBron James yang secara mengejutkan lebih memilih untuk bergabung dengan Philadelphia 76ers setelah melalui pertimbangan panjang dengan agennya, Rich Paul.
Meskipun kegagalan merekrut kembali sang ikon meninggalkan kekecewaan secara emosional, kehadiran Mario Hezonja tetap dipandang sebagai tambahan amunisi yang sangat kompetitif bagi Cleveland Cavaliers dalam menyambut bergulirnya musim baru NBA 2026-2027.