Pebasket muda Yaxel Lendeborg mengungkapkan cerita menarik di balik perjalanannya sebelum resmi bergabung dengan Golden State Warriors di ajang NBA Draft. Jauh sebelum dipilih pada urutan kesebelas secara keseluruhan, ia sempat mendapat penilaian yang cukup keras dari manajemen tim asal San Francisco tersebut.
"Saya sempat diberi tahu oleh mereka bahwa saya bertindak seperti seorang yang menyebalkan dalam wawancara saat itu," kenang Lendeborg mengutip pengalamannya dalam sesi tanya jawab bersama media, seperti dilaporkan oleh jurnalis ESPN Anthony Slater.
RELATED STORIES
Berlangganan Berita Bola & Basket Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Jerman, NBA & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar olahraga!
SUBSCRIBEKritik pedas tersebut bermula dari wawancara pra-draft pada tahun 2025, di mana Lendeborg memberikan jawaban yang terlalu blak-blakan dan kurang profesional. Saat itu, ia secara jujur mengakui kerap bersikap santai di sesi latihan dan tidak selalu menjalankan tugas utamanya dengan maksimal di lapangan.
Meskipun sempat menerima teguran keras, pemain berposisi forward tersebut memilih untuk tidak berkecil hati. Ia justru menggunakan masukan tersebut sebagai bahan evaluasi besar untuk memperbaiki sikap, kedisiplinan, serta pola hidupnya selama berkuliah di Michigan.
Transformasi Total hingga Sukses Rebut Hati Steve Kerr
Keputusan Yaxel Lendeborg untuk kembali menimba ilmu di bangku kuliah dan membela Michigan Wolverines terbukti menjadi langkah yang sangat tepat dalam kariernya. Ia berhasil bertransformasi menjadi pemain bintang dengan menyabet gelar Pemain Terbaik Big Ten sekaligus membawa timnya meraih gelar juara nasional.
Berbekal penampilan gemilang dengan torehan rata-rata poin yang impresif serta peningkatan kedisiplinan dalam menonton rekaman pertandingan, ia kembali mengikuti proses pra-draft pada tahun 2026. Pertemuan keduanya dengan pihak Golden State Warriors pun berjalan jauh lebih mulus.
Dalam pertemuan tersebut, Lendeborg sukses memikat hati pelatih kepala Steve Kerr setelah memberikan jawaban-jawaban yang sangat taktis dan sejalan dengan visi sang pelatih. Kedekatan dan pemahaman taktik yang baik itu memberinya keunggulan tersendiri di mata manajemen klub.
Kini, pemain berusia 23 tahun tersebut siap memulai lembaran baru bersama bintang-bintang senior seperti Stephen Curry dan Draymond Green. Ia bahkan langsung membuktikan kapasitasnya dengan membawa Warriors meraih gelar juara NBA Summer League sekaligus dinobatkan sebagai MVP.